Wedarijaksa diujung timur terdapat wilayah pesisir, tepatnya di Desa Tluwuk. Hampir separuh Desa Tluwuk merupakan daerah tambak dengan berbagai macam budidaya perikanan. Selain secara geografis berdekatan dengan aliran air laut, mayoritas penduduk wilayah ini memang rata-rata merupakan petani tambak.
Pantai Mangrove Tluwuk, merupakan salah satu aset Wedarijaksa yang belum tersentuh secara maksimal. Nampaknya sudah ada upaya pengembangan wilayah ini sebagai obyek wisata edukasi tanaman laut dan hewan laut. Akan tetapi berdasarkan penelusuran Tim FPKT Wedarijaksa baru-baru ini Pantai Mangrove Tluwuk ini sudah jarang dirawat. Padahal sarana dan prasarana yang telah di bangun sudah cukup representatif, akan tetapi butuh perawatan dan peremajaan, khususnya perlu peninggian jalan beton untuk keliling hutan mangrove menuju bibir pantai.
Meskipun bukan wilayah pantai pasir putih, bukan tidak mungkin dengan penanganan yang serius dan tepat, Pantai Mangrove Tluwuk ini akan menjadi Pusat Wisata Edukasi Laut yang menarik dimasa mendatang. Harapan kami para pembaca dapat memberikan saran dan kontribusi terbaik untuk pengembangan Pesona Wedarijaksa dimasa mendatang.
Salam Pemuda, Salam Karangtaruna !!!

Butuh dukungan dari semua pihak untuk mengenalkan pantai tluwuk dgn ragam potensi baik dari segi perikanan maupun potensi pariwisatanya.
BalasHapusSemoga Karang Taruna mjd pendorong dan ujung tombak bagi nasyarakat kecamatan wedarijaksa ..
Sehingga lbh dikenal masyarakat luas.